HEWAN BERBAHAYA SAAT PENYELAMAN
HEWAN BERBAHAYA SAAT PENYELAMAN
Laut adalah tempat yang menarik, sementara itu juga merupakan tempat berbahaya. Ada banyak hewan berbahaya yang hidup di laut. Kita
harus berhati-hati saat menikmati laut, terutama ketika menyelam di laut.
Berikut adalah hewan-hewan berbahaya di laut dimana kita harus berhati-hati dengan mereka:
1. Ular Laut (Sea Snake)
Ubur-ubur adalah hewan terunik dengan ciri seperti payung dan memiliki tentakel (kaki) dan memiliki ukuran yang beragam mulai dari yang paling kecil hingga yang raksasa serta memiliki warna yang beragam. Namun, dari sekian banyak jenis ubur-ubur ada beberapa yang memiliki bisa yang sangat menyakitkan bahkan mematikan. Efeknya bisa terasa terbakar atau bahkan tidak sadarkan dir
4. Gurita Cincin Biru (Blue Ringed Octopus)
Gurita cincin biru ini hidupnya di celah karang dekat pantai, memiliki warna yang indah serta mencolok, berbentuk kecil memiliki 8 tentakel. Gurita ini akan mengeluarkan cincin biru dari tubuhnya apabila terganggu dan tidak sengaja tersentuh/terinjak. Efek dari sengatannya tidak langsung terasa namun akan timbul rasa sesak dan kelumpuhan pada penyelam jika tidak segera ditangani maka akan menimbulkan kematian. Cara pencegahan serangan sebaiknya penyelam harus berhati-hati sebaiknya penyelam menggunakan wet suite agar sengatan tidak langsung mengenai kulit. Apabila penyelam terkena sengatan hewan ini sebaiknya cepat dibawa kedaratan untuk mendapatkan penanganan.
5. Lion Fish
Hewan ini hidup di terumbu karang bebatuan di kedalaman 20-50 m. Ikan ini terkenal dengan duri yang beracun, meskipun tidak mematikan namun racunnya dapat menyebabkan sakit kepala, muntah dan masalah pernapasan.
6. Fire Coral (Millepora sp)
Insiden
terkait karang api sering terjadi di kalangan penyelam, terutama mereka yang
memiliki kontrol daya apung yang buruk. Karang api biasanya memiliki
formasi bercabang kuning-hijau atau kecoklatan. Penampilan luar mereka
akan sering bervariasi tergantung pada substrat tempat mereka tumbuh atau
faktor lingkungan seperti arus. Disaat snorkeling tidak dibenarkan untuk
menyentuh karena dapat menyengat dan menembus kulit. yang dapat menimbulkan
rasa bakar di kulit, efek jangka panjang adalah iritasi ringan mual hingga
luka bakar.
7. Bulu Babi
Merupakan hewan laut berbentuk bulat dengan duri yang dapat digerakkan. Bulu babi dapat dijumpai di sepanjang pesisir pantai Indonesia pada suhu hangat atau celah karang terjal hewan ini cukup ditakuti karena durinya tersimpan bisa mematikan efek racun dari durinya adalah timbulnya rasa nyeri otot lemas dan syok.
8. Yellow Sea Anemone
Termasuk kelas anthozoa dengan tubuh menyerupai bunga yang meliuk-liuk berwarna kuning bagi penyelam yellow sea anemone merupakan hewan yang cukup ditakuti karena memiliki racun bertipe actinotoxins yang mematikan efeknya lumpuh karena menyerang sistem saraf anemon sering ditemukan menempel pada karang, ubur-ubur dan hydra.
9. Hiu
Salah satu
binatang berdarah dingin yang peka terhadap bau darah, mudah terangsang oleh
getaran merupakan biota yang suka penasaran dan mendekati apa saja yang
dianggap asing maupun mengganggu dirinya. Setiap penyelam disarankan untuk
menggunakan wet suite agar gigitan hiu tidak terlalui melukai kulit.
Ada tiga cara yang dapat kita lakukan apabila tidak sengaja bertemu dengan hiu, yang pertama bisa bersembunyi di dinding karang untuk mengelabui hiu, kedua menekan purge button pada second stage untuk mengeluarkan gelembung agar bisa segera menjauh dari hiu, ketiga menendang hidung hiu yang merupakan system syaraf dari hiu. Apabila penyelam terkena serangan hiu sebaiknya bawa ke daratan dan balut dengan torniket untuk menghentikan pendarahan dan bawa ke rumah sakit.
10. Hydroid peyengat (stinging hydroid)
Jenis karang
kulit yang berwarna putih dan kecoklatan berbentuk seperti bulu ayam, ia
sangat gemulai bila ada arus yang berlalu. Akan tetapi dibalk kegemulaiannya
terdapat bisa yang sangat kuat yang mengakibatkan rasa gatal dan sakit bila
menyentuhnya.










Komentar
Posting Komentar